NATVPS.id – Filestash adalah sebuah program file manager self-hosted berbasis web GUI yang mendukung berbagai layanan cloud storage, seperti Google Drive, OneDrive, S3, SFTP, hingga WebDAV. Filestash memungkinkan pengguna untuk mengelola file dari berbagai layanan storage terpisah hanya dari satu program saja. Artikel ini membahas langkah-langkah deploy Filestash di NAT VPS, menggunakan Docker Compose demi mempermudah proses deploy.
Server yang digunakan pada artikel berbasis OS Ubuntu 22.04, namun Anda dapat menggunakan OS Linux 64-bit lainnya.
Sebelum melanjutkan ke proses instalasi, kita perlu menambahkan 1 konfigurasi port forwarding pada panel Virtualizor (atau panel VPS lain sesuai provider).
Sebagai contoh, pada artikel ini akan menggunakan port 32502 sebagai port web UI untuk mengakses Filestash. Anda bebas menggunakan port lain. Catat port ini, karena kita akan menggunakannya lagi pada proses deploy.
Kita akan menggunakan Docker untuk men-deploy Filestash.
Install curl menggunakan perintah:
apt update && apt install curl -y
Kemudian, jalankan script instalasi otomatis dari Docker dengan memasukkan:
curl -fsSL get.docker.com | sh
Tunggu hingga proses instalasi selesai.
Buat direktori baru dengan nama filestash:
mkdir filestash && cd filestash
Buat file baru dengan nama docker-compose.yml. Contohnya jika menggunakan Nano:
apt install nano -y nano docker-compose.yml
Lalu, tempelkan kode berikut di dalamnya:
# Docker Compose untuk deploy Filestash di NAT VPS
# https://natvps.id/deploy-filestash-di-nat-vps/
# Source: https://github.com/bastienwirtz/homer/blob/main/docker-compose.yml
services:
app:
container_name: filestash
image: machines/filestash
restart: always
environment:
- APPLICATION_URL=http://103.186.31.38:32502
- GDRIVE_CLIENT_ID=<gdrive_client>
- GDRIVE_CLIENT_SECRET=<gdrive_secret>
- DROPBOX_CLIENT_ID=<dropbox_key>
- ONLYOFFICE_URL=http://onlyoffice
ports:
- "32502:8334"
volumes:
- filestash:/app/data/state/
onlyoffice:
container_name: filestash_oods
image: onlyoffice/documentserver:7.1
restart: always
volumes:
filestash: {} Perhatikan pada bagian:
ports: - "32502:8334"
Sesuaikan 32502 dengan port yang telah di-forward sebelumnya.
Kemudian pada bagian:
- APPLICATION_URL=http://103.186.31.38:32502
Ganti 103.186.31.38:32502 dengan alamat publik NAT VPS dan port yang digunakan untuk mengakses Filestash.
Jika sudah, simpan file tersebut dengan menekan Ctrl-X, y, kemudian Enter.
Terakhir, mulai Docker Compose dengan memasukkan perintah:
docker compose up -d
Tunggu hingga kontainer berhasil dimulai.
Filestash dapat diakses melalui alamat: http://<IP Publik NAT VPS>:<Port Filestash>. Sebagai contoh: http://103.186.31.38:32502.
Anda akan diminta untuk membuat password admin baru. Silahkan buat password Anda.
Jika sudah, maka Filestash sudah siap untuk dikonfigurasi lebih lanjut. Silahkan masukkan pengaturan storage Anda dan atur sesuai keinginan.
Demikianlah artikel ini mengenai langkah-langkah instalasi Filestash di NAT VPS. Jika bingung atau ragu, jangan sungkan untuk bertanya di grup Telegram @IPv6Indonesia. Terima kasih!
NATVPS.id – Gopeed (Go Speed) adalah aplikasi pengunduh modern bersifat open-source yang yang mendukung berbagai…
NATVPS.id – IPTV (Internet Protocol Television) adalah teknologi yang menyiarkan konten televisi, video, dan siaran…
NATVPS.id – Jellyfin adalah server media open-source yang memungkinkan Anda mengatur, melakukan streaming, dan mengelola…
NATVPS.id – Gitea adalah sebuah layanan hosting Git (pengelola repositori kode) open-source yang dapat di…
NATVPS.id – LibreOffice adalah perangkat lunak perkantoran (office) yang gratis, modern, dan open-source. LibreOffice dapat…
NATVPS.id – Pi-hole adalah software DNS Server yang berfokus pada pemblokiran iklan dan situs trackers.…