NATVPS.id – Semenjak tragedi DDOS pada jaringan HostData.id, server NAT VPS dipindah ke lokasi datacenter yang baru dengan ISP Cybertechtonic Pratama atau CBTP yang memiliki anti-ddos menggunakan PATH Network. Sayangnya, di lokasi yang baru ini tidak memiliki akses IPv6, sehingga user hanya bisa menggunakan koneksi IPv4.
Untungnya, kita dapat menggunakan layanan tunnel 6to4 dari Route48.org menggunakan koneksi VPN WireGuard untuk mendapatkan akses jaringan IPv6.
Sebelum melanjutkan, kita perlu memasang WireGuard, software VPN open-source populer.
Mengingat kebanyakan penyedia NAT VPS termasuk HostData.id menggunakan tipe virtualisasi OpenVZ, kita tidak dapat menggunakan WireGuard biasa yang mana menggunakan module pada kernel. Melainkan, kita akan menggunakan WireGuard-Go, sebuah alternatif dari WireGuard yang menggunakan implementasi userspace, jadi tidak mengakses kernel secara langsung.
Anda dapat menggunakan script auto-installer ini untuk memasang WireGuard-Go dengan mudah.
Pertama-tama, install Git dan clone repositori autoinstaller di atas.
apt install git -y git clone https://github.com/manoedinata/wireguard-go-install cd wireguard-go-install
Kemudian, jalankan script tersebut.
./install.sh
Tunggu hingga instalasi selesai.
Lanjut ke pembuatan tunnel 6to4 di Route48.org.
Buat akun Route48 melalui halaman Register ini.
Jika sudah, buka dashboard (app.route48.org), lalu klik IPv6 Tunnels -> New Tunnel untuk membuat tunnel baru.
Buat tunnel dengan konfigurasi berikut:
Jika sudah, klik Create Tunnel.
Selanjutnya kita akan mengambil konfigurasi tunnel. Pada tunnel yang baru saja dibuat, klik ikon Config.
Konfigurasi akan muncul di samping kode QR. Salin seluruh konfigurasi tersebut.
Kembali ke VPS, buat file baru yaitu /etc/wireguard/wg0.conf, dan isi dengan konfigurasi tadi.
Selanjutnya, masukkan command berikut untuk mengaktifkan WIreguard:
systemctl enable wg-quick@wg0.service systemctl start wg-quick@wg0.service
Selesai! Wireguard berhasil terhubung ke tunnel Route48, dan VPS Anda telah mendapat akses IPv6.
IPv6 yang didapatkan bersifat publik, dan khusus untuk Anda (tidak ada yang memakai). IPv6 tersebut memiliki subnet /48, yang artinya Anda masih memiliki ribuan bahkan jutaan IPv6 yang dapat digunakan untuk use case lain. Keren, kan?
Demikianlah pembahasan mengenai pembuatan tunnel 6to4 di Route48.org untuk mendapatkan IPv6.
Semoga dapat membantu Anda dan terima kasih sudah membaca. Jangan lupa untuk join ke grup Telegram @IPv6Indonesia jika Anda memiliki pertanyaan atau saran.
NATVPS.id – Gopeed (Go Speed) adalah aplikasi pengunduh modern bersifat open-source yang yang mendukung berbagai…
NATVPS.id – IPTV (Internet Protocol Television) adalah teknologi yang menyiarkan konten televisi, video, dan siaran…
NATVPS.id – Jellyfin adalah server media open-source yang memungkinkan Anda mengatur, melakukan streaming, dan mengelola…
NATVPS.id – Gitea adalah sebuah layanan hosting Git (pengelola repositori kode) open-source yang dapat di…
NATVPS.id – LibreOffice adalah perangkat lunak perkantoran (office) yang gratis, modern, dan open-source. LibreOffice dapat…
NATVPS.id – Pi-hole adalah software DNS Server yang berfokus pada pemblokiran iklan dan situs trackers.…